Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU SIDOARJO GOES TO SCHOOL SMK YPM 5 SUKDONO

BAWASLU SIDOARJO GOES TO SCHOOL SMK YPM 5 SUKDONO

Moeh. Arief, Anggota Bawaslu Sidoarjo, mengajak siswa-siswi SMK YPM 5 Sukodono melek dan peduli politik dalam Bawaslu Sidoarjo Goes to School (08/09).

#SahabatBawaslu Bawaslu Kabupaten Sidoarjo kembali melaksanakan kegiatan Goes To School sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda. Kali ini, kegiatan berlangsung di SMK YPM 5 Sukodono dengan menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Moeh. Arief, sebagai narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, Moeh. Arief mengenalkan konsep demokrasi elektoral dan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu kepada para pelajar yang merupakan pemilih pemula. Ia menjelaskan bahwa demokrasi elektoral tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pemilu, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk menggunakan hak politiknya serta turut berperan dalam mengawal proses demokrasi.

Agar lebih mudah dipahami, Moeh. Arief memberikan sejumlah contoh penerapan demokrasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Di antaranya adalah proses pemilihan ketua kelas dan pemilihan Ketua OSIS.
“Demokrasi sebenarnya sudah dekat dengan kehidupan kita. Ketika kalian memilih ketua kelas atau Ketua OSIS, di situ sudah ada proses demokrasi. Dari pengalaman sederhana tersebut, kita bisa belajar bagaimana menentukan pilihan, menghargai perbedaan, dan menerima hasil pemilihan,” jelasnya.

Selain memahami konsep demokrasi, para pemilih pemula juga diajak untuk mulai melek politik. Moeh. Arief mendorong pelajar agar tidak bersikap apatis terhadap perkembangan politik dan penyelenggaraan pemilu. Pemahaman politik yang baik dinilai penting agar generasi muda mampu menentukan pilihan secara rasional, kritis, dan bertanggung jawab.
“Saya mengajak para pelajar untuk tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga ikut mengawasi penyelenggaraan pemilu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengawasan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti peduli terhadap setiap tahapan pemilu, mengenali potensi pelanggaran, dan tidak ragu menyampaikan informasi atau temuan dugaan pelanggaran kepada pihak yang berwenang,” ujar Moeh. Arief.

Melalui program Goes To School, Bawaslu Sidoarjo terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki pemahaman demokrasi, kesadaran politik, serta keberanian untuk berpartisipasi dalam mengawal proses demokrasi.

#BawasluSidoarjoGoesToSchool
#PemilihPemula
#SMKYPM5Sukodono
#PendidikanDemokrasi