Lompat ke isi utama

Berita

FOKUS, SEGMENTASI TERBARU BAWASLU SIDOARJO UNTUK PERKUAT KOMPETENSI TEKNIS LINTAS DIVISI

FOKUS, SEGMENTASI TERBARU BAWASLU SIDOARJO UNTUK PERKUAT KOMPETENSI TEKNIS LINTAS DIVISI

Forum Komunikasi dan Diskusi Pengawasan (FOKUS) Bawaslu Sidoarjo (10/08)

#SahabatBawaslu, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo menghadirkan segmen terbaru Forum Komunikasi dan Diskusi Pengawasan (FOKUS) yang dilaksanakan pada Senin, 8 Agustus 2026 sebagai ruang diskusi rutin untuk memperkuat kompetensi teknis dan berbagi pengetahuan antarstaf. FOKUS menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman lintas divisi terkait tiga kanal penerimaan dokumen, yakni Laporan Dugaan Pelanggaran, Permohonan Penyelesaian Sengketa, dan Permohonan Informasi yang memiliki nomenklatur, dasar hukum, serta mekanisme tindak lanjut yang berbeda.


Ketua Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agung Nugraha, menekankan pentingnya membangun keseragaman pemahaman di tingkat penerimaan dokumen agar setiap dokumen yang masuk dapat diarahkan pada mekanisme yang tepat.
“Pemahaman terhadap tiga kanal penerimaan ini perlu dimiliki bersama, tidak hanya oleh divisi yang menangani substansinya. Dengan pemahaman yang seragam sejak tahap penerimaan, setiap dokumen dapat diterima, diklasifikasikan, dan diteruskan sesuai mekanisme yang berlaku.”
 

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Fathur Rohman, S.Kom., M.M., selaku Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, serta Adinda Masita Dewi selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa. Materi diskusi membahas alur penerimaan dan perbedaan substansi ketiga kanal, mulai dari penerimaan dokumen, pengecekan syarat formil, registrasi awal, hingga pemberian tanda terima sebelum diteruskan kepada divisi terkait. 
 

Fathur Rohman menyoroti pentingnya penguatan kompetensi staf secara lintas divisi sebagai bagian dari kesiapan menghadapi peningkatan volume penerimaan dokumen pada periode tahapan Pemilu dan Pilkada.
“Penguatan kapasitas SDM tidak cukup dilakukan secara sektoral. Staf perlu memahami alur dasar dari setiap kanal penerimaan agar dapat memberikan pelayanan awal secara tepat dan mampu melakukan eskalasi ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan kompetensi substansi.”
 

Sementara itu, Adinda Masita Dewi menekankan bahwa pemahaman terhadap perbedaan karakteristik masing-masing kanal menjadi penting agar tidak terjadi kekeliruan sejak tahap awal penerimaan.
“Laporan dugaan pelanggaran, permohonan penyelesaian sengketa, dan permohonan informasi memiliki objek, subjek, dasar hukum, serta mekanisme penanganan yang berbeda. Karena itu, petugas penerimaan harus mampu mengenali karakteristik masing-masing kanal sebelum dokumen diteruskan kepada divisi yang berwenang.”
 

FOKUS juga menghasilkan sejumlah catatan penguatan kelembagaan, di antaranya kebutuhan audiensi dengan instansi terkait sebagai studi banding, pemenuhan sarana dan prasarana, serta penguatan keterbukaan dalam penggunaan Form A. Penguatan kapasitas sumber daya manusia lintas divisi dinilai penting untuk menghadapi potensi peningkatan volume penerimaan dokumen pada periode tahapan Pemilu dan Pilkada.
 

Melalui FOKUS, Bawaslu Sidoarjo mendorong terbangunnya budaya berbagi pengetahuan dan penguatan kompetensi secara berkelanjutan. Forum yang dilaksanakan secara rutin dengan tema bergantian ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan jajaran dalam memberikan pelayanan penerimaan dokumen secara tertib, tepat, dan sesuai ketentuan, sekaligus memperkuat koordinasi lintas divisi dalam menjalankan tugas pengawasan. 
 

#BawasluSidoarjo
#ForumKomunikasidanDiskusiPengawasan
#FOKUS