Lompat ke isi utama

Berita

#KODESEPEKAN BAWASLU SIDOARJO MINGGU KETIGA BULAN OKTOBER 2026

#KODESEPEKAN BAWASLU SIDOARJO MINGGU KETIGA BULAN OKTOBER 2026

Agung Nugraha, Ketua Bawaslu Sidoarjo bersama Anggota Bawaslu Sidoarjo Adinda Masita Dewi dan Fathur Rohman melaksanakan konsolidasi bersama Intelkam Polresta Sidoarjo di kantor Bawaslu Sidoarjo (09/10). 

#SahabatBawaslu, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo terus menghadirkan #KODESEPEKAN (Konsolidasi Demokrasi dalam Sepekan) sebagai ruang dialog bersama berbagai elemen masyarakat untuk membahas isu strategis demokrasi dan kepemiluan. Melalui segmen ini, Bawaslu Sidoarjo mendorong pertukaran gagasan, memperkuat komunikasi antarpemangku kepentingan, serta membangun kesadaran bersama dalam menjaga demokrasi yang aman, berintegritas, dan akuntabel.

Pada periode ini, #KODESEPEKAN mengangkat isu deteksi dini kerawanan politik dan potensi konflik sosial, akuntabilitas politik serta pencegahan politik uang, hingga konsolidasi demokrasi bersama alumni pengawas ad hoc. Ketiga kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan memperluas pemahaman mengenai tantangan demokrasi di Kabupaten Sidoarjo.

Agung Nugraha, S.H. selaku Ketua Bawaslu Sidoarjo bersama Adinda Masita Dewi selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa serta Fathur Rohman, S.Kom., M.M. selaku Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat melaksanakan konsolidasi bersama Intelkam Polresta Sidoarjo pada 9 Oktober 2026 di Bawaslu Sidoarjo. Kegiatan ini mengangkat isu “Sinergi Deteksi Dini Kerawanan Politik dan Potensi Konflik Sosial dalam Menjaga Stabilitas Demokrasi di Kabupaten Sidoarjo.” Konsolidasi tersebut menjadi ruang koordinasi untuk membahas pemetaan potensi kerawanan politik dan konflik sosial serta pentingnya komunikasi antarlembaga dalam menjaga stabilitas demokrasi.

Selanjutnya, Moeh. Arief, S.Sos. selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin melaksanakan konsolidasi bersama pegiat demokrasi pada 14 Oktober 2026 di Bawaslu Sidoarjo dengan mengangkat isu “Penguatan Peran Pegiat Demokrasi dalam Mengawal Akuntabilitas Politik dan Mencegah Praktik Politik Uang.” Diskusi ini menjadi wadah untuk membahas peran pegiat demokrasi dalam mendorong akuntabilitas politik, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik politik uang, serta memperkuat komitmen menjaga integritas proses demokrasi.

Pada 16 Oktober 2026, Agisma Dyah Fastari, S.Sos. selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas melaksanakan konsolidasi bersama alumni pengawas ad hoc di Kabupaten Sidoarjo dengan mengangkat isu “Konsolidasi Demokrasi dan Penguatan Ekosistem Pengawasan Partisipatif di Sidoarjo.” 

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran gagasan untuk memperkuat jejaring antarpengawas, berbagi pengalaman selama menjalankan tugas, serta menjaga kontribusi alumni pengawas ad hoc dalam mendukung kehidupan demokrasi di masyarakat.

Melalui #KODESEPEKAN, Bawaslu Sidoarjo terus memperluas ruang dialog dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat serta pemangku kepentingan. Pembahasan isu strategis tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi, mendorong akuntabilitas politik, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan, dan menjaga demokrasi yang berintegritas di Kabupaten Sidoarjo.

#BawasluSidoarjo
#KonsolidasiDemokrasi