Lompat ke isi utama

Berita

MELALUI BAWASLU MENGAJAR, AGISMA D. FASTARI AJAK MAHASISWA AKUNTANSI UNUSIDA TERLIBAT AKTIF DALAM PENGAWASAN PEMILU

MELALUI BAWASLU MENGAJAR, AGISMA D. FASTARI AJAK MAHASISWA AKUNTANSI UNUSIDA TERLIBAT AKTIF DALAM PENGAWASAN PEMILU

Anggota Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agisma D. Fastari, berkesempatan menjadi dosen tamu di kelas AK26A Program Studi Akuntansi UNUSIDA, Rabu (21/10).

#SahabatBawaslu Bawaslu Kabupaten Sidoarjo terus memperluas edukasi demokrasi dan kepemiluan kepada generasi muda melalui program Bawaslu Mengajar Goes to Campus di Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), yang berlangsung pada 19–23 Oktober 2026. Kegiatan ini menyasar mahasiswa dari berbagai program studi untuk mengenalkan lebih dalam sistem demokrasi di Indonesia, fungsi pemilu, serta peran Bawaslu dalam mengawasi setiap tahapan pemilu. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan memahami pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi.

Pada Rabu (21/10/2026), Anggota Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agisma D. Fastari, berkesempatan menjadi dosen tamu di kelas AK26A Program Studi Akuntansi UNUSIDA. Dalam pembelajaran tersebut, Agisma mengajak mahasiswa memahami demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan, sementara pemilu menjadi sarana untuk menentukan pemimpin dan wakil rakyat sesuai aspirasi masyarakat.

Agisma juga menekankan bahwa partisipasi dalam pemilu tidak berhenti pada penggunaan hak pilih. Masyarakat turut memiliki peran dalam mengawasi jalannya pemilu agar prosesnya berlangsung sesuai aturan dan terhindar dari pelanggaran. Hal ini sejalan dengan pesan yang disampaikan dalam materi pembelajaran, 
“Bagi Bawaslu Partisipasi Masyarakat selain memilih, juga ikut serta mengawasi proses pemilu,” tegas Agisma.

Sebagai salah satu bentuk pengawasan yang dapat dilakukan secara langsung, Agisma mengajak mahasiswa untuk mengecek status pemilih masing-masing melalui laman cekdptonline.kpu.go.id. Jika ditemukan data pemilih yang tidak sesuai, mahasiswa dapat melaporkannya kepada Bawaslu agar dapat ditindaklanjuti. Langkah ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam mengawal akurasi data pemilih.

Selain pengawasan, mahasiswa juga diajak mengenali berbagai tantangan dalam pemilu, mulai dari politik uang, hoaks dan disinformasi, hingga ketidaknetralan penyelenggara. Pemahaman tersebut penting agar generasi muda dapat bersikap kritis dan ikut menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi yang bertanggung jawab.

“Saya berharap mahasiswa semakin memahami politik dan tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga aktif terlibat dalam mengawasi proses pemilu. Dengan begitu, kalian turut menjaga agar pemilu berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” ujar Agisma.

Melalui Bawaslu Mengajar Goes to Campus, Bawaslu Sidoarjo berharap mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini semakin memahami demokrasi, fungsi pemilu, dan pentingnya pengawasan partisipatif. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat dibagikan kepada lingkungan sekitar, sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam mengawal proses demokrasi dan menjaga integritas pemilu.

#BawasluSidoarjo
#BawasluGoestoCampus
#UNUSIDA
#PengawasanPartisipatif