Lompat ke isi utama

Berita

PASTIKAN VALIDITAS DATA PEMILIH DI LOKASI KHUSUS, BAWASLU SIDOARJO LAKUKAN KOORDINASI DENGAN RUTAN KELAS I MEDAENG

PASTIKAN VALIDITAS DATA PEMILIH DI LOKASI KHUSUS, BAWASLU SIDOARJO LAKUKAN KOORDINASI KE RUTAN KELAS I MEDAENG

Bawaslu Sidoarjo lakukan koordinasi pemutakhiran data pemilih di Rutan Kelas I Medaeng, Selasa (20/01).

#SahabatBawaslu Dalam rangka memastikan validitas dan akurasi Data Pemilih Berkelanjutan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo melakukan koordinasi pemutakhiran data pemilih di lokasi khusus. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya di Medaeng, Waru, Sidoarjo.

Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan melekat Bawaslu terhadap proses pemutakhiran data pemilih, khususnya bagi pemilih yang berada di lokasi khusus seperti rumah tahanan, guna menjamin terpenuhinya hak konstitusional warga negara dalam menggunakan hak pilihnya.

Hadir dalam kegiatan ini Anggota Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agisma D. Fastari dan Adinda Masita Dewi, bersama Kasubbag PPHM Mya Merdania serta staf sekretariat Bawaslu Sidoarjo. Rombongan Bawaslu Sidoarjo diterima langsung oleh Bapak Reza dan Bapak Okky dari Bagian Administrasi Rutan Kelas I Medaeng.

Berdasarkan hasil koordinasi, Bapak Reza dan Bapak Okky menyampaikan bahwa jumlah penghuni Rutan Kelas I Surabaya (Medaeng) yang memiliki KTP Kabupaten Sidoarjo per tanggal 20 Januari 2026 tercatat sebanyak 179 orang . Data tersebut bersifat fluktuatif, bahkan menurut Bapak Reza, bulan depan akan ada layar pasca putusan beberapa terdakwa. Meski demikian, koordinasi data ini tetap menjadi penting dalam pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan untuk melakukan pemantauan dan mitigasi awal penetapan data pemilih selanjutnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agisma D. Fastari, menegaskan bahwa koordinasi ini merupakan langkah strategis dalam memastikan data pemilih benar-benar mutakhir dan valid.
“Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan harus menjangkau seluruh warga negara yang memenuhi syarat sebagai pemilih, termasuk mereka yang berada di lokasi khusus seperti rutan. Koordinasi ini penting agar tidak ada pemilih yang kehilangan hak pilihnya hanya karena faktor administrasi,” ujar Agisma.

Ia juga menambahkan bahwa Bawaslu Sidoarjo akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi lintas instansi guna memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ke depan, Bawaslu Sidoarjo juga akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan dengan rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan yang berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo, sebagai upaya memastikan seluruh warga negara yang memenuhi syarat tetap terlindungi hak konstitusionalnya dalam setiap tahapan pemilu dan pemilihan.

 

#BawasluSidoarjo
#PDPB