Lompat ke isi utama

Berita

PERKUAT AKURASI DATA PEMILIH, BAWASLU SIDOARJO LAKUKAN UJI PETIK PENGAWASAN PDPB DI DESA GRINTING KECAMATAN TULANGAN

PERKUAT AKURASI DATA PEMILIH, BAWASLU SIDOARJO LAKUKAN UJI PETIK PENGAWASAN PDPB DI DESA GRINTING KECAMATAN TULANGAN

Bawaslu Kabupaten Sidoarjo kembali melakukan uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Senin (24/08). 

#SahabatBawaslu Bawaslu Kabupaten Sidoarjo kembali melakukan uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Senin (24/08). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Sidoarjo, Agisma D. Fastari, sebagai bagian dari upaya memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir.

Dalam pelaksanaan uji petik, tim Bawaslu Sidoarjo diterima oleh Masbukin, Kaur Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Grinting, di Kantor Desa Grinting. Masbukin menyampaikan bahwa pihak desa siap membantu memenuhi kebutuhan data yang diperlukan Bawaslu dalam pengawasan PDPB, termasuk data terkait perubahan kondisi kependudukan.

Namun, dalam pemenuhan data tersebut masih terdapat kendala, khususnya terkait pembaruan data kematian. Menurut Masbukin, sebagian masyarakat masih belum memiliki kesadaran untuk segera mengurus akta kematian. Masyarakat umumnya baru mengurus dokumen tersebut ketika terdapat kebutuhan tertentu.
“Untuk data kematian, warga masih kurang kesadaran mengurus akta kematian. Mereka hanya mengurus akta kematian jika ada keperluan, seperti mengurus warisan atau pendaftaran CPNS. Desa tidak mungkin tiba-tiba menguruskan tanpa permintaan warga,” jelas Masbukin.

Menanggapi hal tersebut, Agisma D. Fastari menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan membutuhkan sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah desa, dan masyarakat. Kelengkapan administrasi kependudukan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan data pemilih yang digunakan dalam penyelenggaraan pemilu benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
“Pengawasan PDPB tidak hanya soal mencocokkan data, tetapi juga memastikan setiap perubahan kondisi kependudukan dapat tercermin dalam data pemilih. Karena itu, kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi, termasuk melaporkan anggota keluarga yang meninggal dunia, pindah masuk maupun keluar sangat penting,” ujar Agisma.

Ia menambahkan, Bawaslu akan terus melakukan pengawasan melalui uji petik dan koordinasi dengan pemerintah desa maupun pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian data sekaligus mendorong pemutakhiran data pemilih secara akurat dan berkelanjutan.

Melalui pengawasan PDPB, Bawaslu Sidoarjo berkomitmen menjaga kualitas data pemilih agar tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan proses demokrasi yang berintegritas.

#BawasluSidoarjo
#PengawasanPDPB
#PDPB