WARUNG PENGAWASAN (WaWaSan) BAWASLU SIDOARJO HADIR DI WARU: BANGUN PENGAWASAN PARTISIPATIF DI AKAR RUMPUT
|
#SahabatBawaslu Bawaslu Kabupaten Sidoarjo kembali menggelar Program Warung Pengawasan (WaWaSan) sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi demokrasi dan mendorong pengawasan partisipatif di tengah masyarakat. Memasuki edisi keenam, kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Waru, tepatnya di Warkop Kresna, wilayah Wedoro, pada Minggu, 3 Mei 2026.
Kegiatan WaWaSan kali ini menghadirkan Anggota Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, Agisma D. Fastari, sebagai narasumber dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemuda hingga pegiat komunitas, antusias mengikuti diskusi kali ini.
Dalam forum tersebut, peserta tidak hanya berdialog mengenai pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi, tetapi juga membahas evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Tahun 2024. Berbagai pandangan dan pengalaman disampaikan oleh peserta sebagai bahan refleksi bersama guna memperbaiki proses demokrasi ke depan.
Agisma menekankan bahwa evaluasi tersebut penting sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pengawasan ke depan.
“Evaluasi Pemilu dan Pilkada 2024 menjadi bagian penting untuk melihat apa saja yang perlu diperbaiki. Dari situ, kita bisa memperkuat peran masyarakat agar semakin aktif dalam mengawasi setiap tahapan demokrasi,” ujar Agisma.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan partisipatif harus terus dibangun melalui ruang-ruang dialog yang dekat dengan masyarakat.
“Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh Bawaslu. Keterlibatan masyarakat adalah kunci. Melalui WaWaSan, kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang santai namun substansial agar masyarakat berani menyampaikan pandangan dan ikut mengawal demokrasi,” tambahnya.
Diskusi berlangsung cair dengan memanfaatkan suasana warung kopi yang akrab, sehingga mendorong partisipasi aktif dari para peserta. Pendekatan ini memungkinkan isu-isu kepemiluan dibahas secara lebih inklusif dan mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Program WaWaSan sendiri dirancang sebagai sarana edukasi yang membumi dengan mendekatkan isu-isu kepemiluan ke ruang publik yang mudah diakses masyarakat. Melalui pendekatan ini, Bawaslu Sidoarjo berharap masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam proses pengawasan pemilu.
Ke depan, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus melaksanakan Program WaWaSan di berbagai wilayah guna memperluas jangkauan literasi demokrasi sekaligus memperkuat jejaring pengawasan partisipatif di tingkat akar rumput.
#BawasluSidoarjo
#WarungPengawasan
#WaWaSan
#LiterasiDemokrasi
#PengawasanPartisipatif