BAWASLU SIDOARJO HADIRI CANGKRUKAN DEMOKRASI SERI 11 “STRATEGI MENANGKAL HOAKS DAN MENINGKATKAN KEAMANAN SERTA PRIVASI DATA DAN INFORMASI MILIK BAWASLU”
|
#SahabatBawaslu Bawaslu Sidoarjo menghadiri kegiatan Cangkrukan Demokrasi Seri 11 yang digelar secara daring oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Senin (08/09/2025). Forum ini mengangkat tema “Strategi Menangkal Hoaks dan Meningkatkan Keamanan serta Privasi Data dan Informasi milik Bawaslu”. Hadir dari Bawaslu Sidoarjo, Anggota Bawaslu Moeh. Arief dan Agisma D. Fastari, serta jajaran staf sekretariat.
Cangkrukan Demokrasi kali ini menghadirkan 4 narasumber yaitu Handoko S.H. Wijoyo (Anggota Bawaslu Kabupaten Bojonegoro), Jaka Wandira (Anggota Bawaslu Kabupaten Blitar), Ismaili (Anggota Bawaslu Kabupaten Bondowoso), dan Rozikin (Anggota Bawaslu Kabupaten Gresik). Diskusi dipandu oleh Ari Ayusba, staf Bawaslu Kabupaten Gresik.
Pada sesi diskusi, dijelaskan bahwa hoaks diciptakan untuk mempengaruhi opini publik. Dalam konteks Pemilu, hoaks sangat berbahaya karena dapat menciptakan perpecahan masyarakat, ketidakstabilan politik, hingga mengganggu jalannya Pemilu. Adapun strategi menangkal hoaks yang dapat dilakukan yaitu peningkatan literasi digital, memperkuat jejaring kerja sama untuk memperluas penyebaran informasi, baik dengan media, tokoh masyarakat maupun lembaga lainnya. Selain itu, Bawaslu harus bertindak cepat dalam merespon hoaks agar hoaks tidak semakin menyebar.
Selanjutnya terkait penyimpanan data, Bawaslu Jawa Timur telah mengakomodir melalui Rumah Data, sebuah pusat penyimpanan data hasil kerja pengawasan dari seluruh jajaran pengawas pemilu se-Jawa Timur. Meskipun telah dikelola dengan baik, untuk menjaga keamanan data tetap diperlukan langkah yang harus dilakukan seperti tidak sembarangan membagikan informasi, waspada terhadap tautan dan unduhan mencurigakan, memperbarui kata sandi dan sistem keamanan secara berkala, serta memanfaatkan aplikasi pihak ketiga untuk perlindungan tambahan.
#BawasluSidoarjo
#CangkrukanDemokrasi
#BawasluJatim