Lompat ke isi utama

Berita

OPTIMALKAN PENGAWASAN PDPB, BAWASLU SIDOARJO LAKUKAN KOORDINASI DENGAN DISDUKCAPIL SIDOARJO

OPTIMALKAN PENGAWASAN PDPB, BAWASLU SIDOARJO LAKUKAN KOORDINASI DENGAN DISDUKCAPIL SIDOARJO

Bawaslu Sidoarjo lakukan koordinasi dengan Disdukcapil Sidoarjo terkait data pemilih (16/04).

#SahabatBawaslu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo melakukan koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sidoarjo guna memperkuat akurasi data pemilih (16/04). Pertemuan di Kantor Disdukcapil Sidoarjo ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) berjalan berdasarkan data kependudukan yang valid dan mutakhir.

Dalam kunjungan tersebut, Bawaslu Sidoarjo dihadiri oleh Anggota Bawaslu Agisma D. Fastari, Moeh. Arief, dan Fathur Rohman. Turut hadir, Kepala Sekretariat Anditya Sentana M., Kasubbag PPHM Mya Merdania, Kasubbag PPPS Afif Ahya, serta jajaran staf sekretariat. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Disdukcapil Sidoarjo, Drs. Redi Kusuma, M.A., bersama Kabid Pengelolaan Informasi dan Administrasi Kependudukan, Bambang Purnomo, S.Kom.

Anggota Bawaslu Sidoarjo, Agisma D. Fastari, menjelaskan bahwa telah melakukan uji petik di berbagai wilayah di Sidoarjo. Ia juga menjelaskan urgensi data kependudukan yang akurat dan terkini dalam proses pemutakhiran data pemilih.
“Bawaslu memerlukan data kependudukan yang mutakhir sebagai basis pengawasan, terutama terkait perubahan status penduduk seperti meninggal dunia, pindah domisili, maupun perubahan elemen data lainnya,” jelas Agisma.

“Selain itu, kami juga membutuhkan bukti dukung seperti surat kematian atau surat pindah yang dapat memperkuat validitas data tersebut agar pengawasan dapat dilakukan secara lebih presisi,” tambah Agisma.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Sidoarjo, Redi Kusuma, menyambut baik kunjungan Bawaslu sebagai bentuk sinergi antar lembaga dalam mendukung kualitas demokrasi. Ia juga menjelaskan bahwa data kependudukan bersumber secara top-down dari pemerintah pusat secara berkala.
“Kami menyambut hangat kunjungan dari Bawaslu Sidoarjo. Namun, perlu kami sampaikan bahwa data kependudukan yang kami kelola bersumber secara top down dari pemerintah pusat. Terkait kebutuhan data yang disampaikan Bawaslu, kami akan melakukan koordinasi internal terlebih dahulu untuk menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Redi.

Melalui koordinasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, Bawaslu Sidoarjo berharap proses Pemutakhiran Data Pemilih dapat berjalan optimal sehingga mampu meminimalisir potensi ketidaksesuaian data pemilih di masa mendatang. Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat validitas data sebagai dasar penyusunan daftar pemilih yang lebih akurat dan terpercaya.

#BawasluSidoarjo
#PengawasanPDPB
#KonsolidasiDemokrasi