Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU SIDOARJO LIBATKAN ELEMEN MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN PENGAWAS PARTISIPATIF

BAWASLU SIDOARJO LIBATKAN ELEMEN MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN PENGAWAS PARTISIPATIF

Bawaslu Sidoarjo libatkan berbagai elemen masyarakat dalam Pendidikan Pengawas Partisipatif yang digelar secara daring.

#SahabatBawaslu Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, Bawaslu Republik Indonesia melalui Bawaslu Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Dalam Jaringan (Daring), Rabu (12/11/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat” ini diikuti oleh peserta dari Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Lumajang, dan Kota Kediri. Program P2P merupakan salah satu upaya Bawaslu dalam memperkuat peran aktif masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan Pemilu secara independen dan berintegritas. Hadir dari Sidoarjo Perwakilan dari organisasi masyarakat, wanita, pemuda dan pelajar, alumni SKPP serta Pemantau Pemilu.

Ketua Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha, menjadi fasilitator menyampaikan perjalanan Bawaslu serta dinamika pengawasan Pemilu di Indonesia. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas Pemilu melalui penegakan prinsip netralitas lembaga pemerintahan.
“Beberapa lembaga dibentuk dengan salah satu tupoksinya menjaga integritas pemerintahan dalam penyelenggaraan Pemilu, seperti DKPP yang mengawasi penyelenggara Pemilu, KASN yang mengawasi ASN, sementara unsur lain seperti POLRI dan TNI juga memiliki lembaga pengawas internal terhadap anggotanya,” jelas Agung.

Salah satu peserta P2P dari IPNU Sidoarjo, M. Haziq, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini.
“Kegiatannya seru banget, banyak ilmu agar masyarakat peduli dan ikut mengawasi jalannya Pemilu. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus diadakan agar makin banyak yang sadar pentingnya pengawasan partisipatif,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nurseha Fatmasari, peserta dari PMII Sidoarjo, yang mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan.
“Pematerinya sangat detail menjelaskan materi dan studi kasus sehingga kami bisa menyosialisasikannya di komunitas kami. Harapannya program P2P menjangkau lebih luas lagi hingga ke akar rumput, terutama kalangan ‘emak-emak’ dan masyarakat desa,” tuturnya.

#BawasluSidoarjo
#P2P
#P2PDaring