Lompat ke isi utama

Berita

#KODESEPEKAN BAWASLU SIDOARJO MINGGU KELIMA BULAN AGUSTUS 2026

 

#SahabatBawaslu, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat konsolidasi demokrasi melalui kegiatan #KODESEPEKAN (Konsolidasi Demokrasi dalam Sepekan). Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan bersama berbagai elemen masyarakat untuk membahas isu-isu strategis kepemiluan, sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga integritas demokrasi.

Pada 24 Oktober 2026, Fathur Rohman, S.Kom., M.M., Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, berdiskusi bersama Pegiat Pemilu Jawa Timur dengan mengangkat isu “Penguatan Deteksi Dini Pelanggaran Pemilu melalui Kolaborasi Pegiat Pemilu dan Pengawasan Partisipatif.” Diskusi ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dan pegiat pemilu dalam mengenali potensi pelanggaran sejak dini, berbagi informasi, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga proses Pemilu agar berjalan sesuai ketentuan.

Selanjutnya, pada 25 Oktober 2026, Moeh. Arief, S.Sos., Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Bawaslu Kabupaten Sidoarjo, berdialog dengan santri Pondok Pesantren (PP) Bustanul Falah Candi. Mengangkat isu “Mencegah Politisasi Agama dan Mobilisasi Politik Praktis di Lingkungan Pesantren,” diskusi ini membahas pentingnya menjaga lingkungan pesantren sebagai ruang pendidikan yang independen, serta meningkatkan pemahaman santri agar tidak mudah terpengaruh oleh praktik politisasi agama maupun mobilisasi untuk kepentingan politik praktis.

Melalui #KODESEPEKAN, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo berupaya memperluas ruang komunikasi dan konsolidasi dengan berbagai kelompok masyarakat. Kolaborasi bersama pegiat pemilu dan kalangan pesantren diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif dalam mencegah pelanggaran, menjaga independensi ruang pendidikan, serta mewujudkan demokrasi yang berintegritas dan bermartabat.

#BawasluSidoarjo 
#KonsolidasiDemokrasi 
#KODESEPEKAN