Lompat ke isi utama

Berita

CIPTAKAN RUANG KERJA AMAN, BAWASLU SIDOARJO SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL

CIPTAKAN RUANG KERJA AMAN, BAWASLU SIDOARJO SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL

 Dewita Hayu Shinta, Anggota Bawaslu Jatim, dan Ifadatus Sarofil Analisah selaku Konselor UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo jadi Narasumber Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual yang diselenggarakan oleh Bawaslu Sidoarjo (21/05).

#SahabatBawaslu Sebagai upaya memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kerja, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan Sosialisasi “Menciptakan Lingkungan Kerja Berintegritas dan Bebas Kekerasan Seksual” pada Kamis (21/05) di Kantor UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Kerja Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pokja PPKS) Bawaslu Kabupaten Sidoarjo yang bertujuan memperkuat implementasi prinsip zero tolerance, menjaga independensi, serta memberikan perlindungan menyeluruh bagi insan Bawaslu.

Sosialisasi diikuti oleh Pimpinan dan jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sidoarjo. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan terkait pentingnya membangun budaya kerja yang aman, profesional, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi.

Kegiatan menghadirkan narasumber Dewita Hayu Shinta, Anggota Bawaslu Jatim, yang menyampaikan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. Dalam paparannya, Dewita menyoroti bahwa perempuan masih menghadapi berbagai tantangan akibat praktik diskriminatif yang terjadi di berbagai ruang kehidupan.
“Perempuan masih sangat rentan terhadap perilaku diskriminatif, indikator yang tampak antara laindalam stereotip negatif, subordinasi, marginalisasi, beban ganda, hingga kekerasan berbasis gender,” ungkap Dewita.

Selain itu, materi tentang Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Kerja disampaikan oleh Ifadatus Sarofil Analisah selaku Konselor UPTD PPA Kabupaten Sidoarjo. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa bentuk kekerasan terhadap terus berkembang seiring perubahan sosial dan kemajuan teknologi.
“Jenis kekerasan terus berkembang, dari yang bersifat fisik dan verbal, hingga kini merambah ke ranah digital atau siber yang kian kompleks,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo berharap seluruh insan Bawaslu semakin memahami pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual serta memiliki kesadaran bersama untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, inklusif, dan berintegritas.

#BawasluSidoarjo
#PPKS