Lompat ke isi utama

Berita

PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL, BAWASLU SIDOARJO HADIRI SOSIALISASI PENGUATAN DIGITALISASI ARSIP ASN MELALU DMS

PERKUAT TATA KELOLA DIGITAL, BAWASLU SIDOARJO HADIRI SOSIALISASI PENGUATAN DIGITALISASI ARSIP ASN MELALU DMS

Bawaslu Sidoarjo ikuti Sosialisasi Penguatan Digitalisasi Arsip ASN melalui Document Management System (DMS) Bawaslu Jatim, Selasa (12/05/2026).

#SahabatBawaslu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi kepegawaian. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat Bawaslu Sidoarjo, Fathur Rohman, dan jajaran sekretariat dalam agenda daring "Sosialisasi Penguatan Digitalisasi Arsip ASN melalui Document Management System (DMS)", Selasa (12/05/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur ini diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting. Selain Bawaslu Sidoarjo, tampak hadir perwakilan dari berbagai kota/kabupaten lain seperti Kota Batu, Kota Blitar, dan Kabupaten Malang dalam satu layar koordinasi.

Dalam sesi sosialisasi tersebut, ditekankan bahwa penerapan Document Management System (DMS) merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh arsip Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Bawaslu terdokumentasi secara aman, terintegrasi, dan mudah diakses. Fathur Rohman menyampaikan bahwa langkah digitalisasi ini adalah kebutuhan mendesak di era birokrasi modern. Menurutnya, pengelolaan data yang manual sudah saatnya bertransformasi penuh ke sistem digital guna mendukung efektivitas kerja lembaga.
"Digitalisasi arsip melalui sistem DMS ini sangat penting bagi kami di Sidoarjo. Selain memudahkan pencarian data kepegawaian secara cepat, sistem ini juga menjamin keamanan dokumen negara agar tetap terjaga dengan baik dan akuntabel," ujar Fathur Rohman di sela-sela kegiatan.

Penerapan DMS ini diharapkan mampu memangkas alur birokrasi yang panjang dalam pengelolaan administrasi. Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam sosialisasi ini antara lain:
1. Sentralisasi Data: Penggabungan seluruh dokumen ASN dalam satu platform digital.
2. Mitigasi Risiko: Menghindari kerusakan fisik dokumen akibat usia maupun bencana.
3. Efisiensi Waktu: Mempercepat proses administrasi seperti kenaikan pangkat atau pemutakhiran data pegawai.

Dengan semangat "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", Bawaslu Sidoarjo berkomitmen untuk tidak hanya tajam dalam pengawasan di lapangan, tetapi juga tertib secara administrasi di internal lembaga melalui penguatan teknologi informasi.

#BawasluSidoarjo
#DigitalisasiArsip