Oleh: M. Aulia Rachman (Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Airlangga)
“Maaf tidak terima serangan fajar, tapi kalau maksa taruh aja di bawah keset.”
Penggalan kalimat diatas merupakan ironi dalam fenomena pesta demokrasi yang sudah sering terjadi di kalangan masyarakat.
Pemilu Serentak 2024 menjadi pesta demokrasi akbar yang pasti memerlukan persiapan dan pemetaan strategi pencegahan pelanggaran pemilu yang tepat (election fraud).
Dalam rangka menyambut kunjungan dari Puslitbang Diklat Bawaslu RI terkait Indeks Kerawanan Pemilu dan persiapan Launching Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pemilu 2024 pada 17 Juni 2022, Bawaslu Sidoarjo telah menggelar rapat koordinasi.